klobot

klobotisme pernah jadi jargon 80-an + edisi khusus

8 December 2013, 20.18
0 notes

Bill Liddle, "Jokowi Berpeluang Besar Dalam Pilpres 2014" →

Penerawangan dari jauh: tentang Joko Widodo dan PDIP dan Prabowo yang disebut melewati Golkar atau siapapun yang dicalonkan PD.

19.20
0 notes

Heryawan Masuk Tiga Besar Capres Pemira PKS →

Di Jawa Barat sendiri, Aher muncul sebagai yang terkuat. Berdasarkan hasil rekapitulasi, lima besar nama capres dengan raihan suara tertinggi untuk Pemira di Jabar adalah Aher (18,72%) Hidayat Nur Wahid (18,57%), M. Anis Matta (17.02%), Tifatul Sembiring (10,7%), dan Nur Mahmudi Ismail (6,84%).

7.48
0 notes

Anis Matta: PKS Siap Berkoalisi →

Ia mengatakan konsep yang dikembangkan PKS adalah ‘DNA’-nya Indonesia. Karena jika bicara dalam konteks Indonesia, Islam adalah identitas partai dalam negara ini yang berlandaskan Pancasila.

7 December 2013, 12.48
0 notes

Ada Apa Tiba-tiba Ridwan Saidi Kritik Jokowi? →

12.47
0 notes

KPK memilih BM (Budi Mulya) sebagai tersangka, menurut kebiasaan, BM ini adalah figur yang paling sedikit dampak politiknya, paling lemah, dijadikan pintu masuk. Kasus-kasus KPK itu kan kaya makan bubur panas, dari pinggir. Ini soal waktu saja, bisa sampai ke Pak Boed. KPK itu kan kendalanya memang waktu ya, proses pidana di KPK memerlukan waktu.

— Chodry Sitompul tentang Boediono sebagai tersangka.

30 November 2013, 23.01
0 notes

Aher: Mengalir Saja, Yang Penting Memunculkan Nama Terbaik →

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memercayakan sepenuhnya hasil pemilihan raya (Pemira) internal kader Partai Keadilan Sejahtera. Apapun hasil perhitungan nanti, Heryawan berharap, dapat memunculkan nama terbaik untuk menjadi bakal calon presiden.

17.53
0 notes

Ya ini uangnya untuk nyaleg, minimal biayanya sampai seratus juta rupiah. Semua dananya ditanggung pribadi. Saya kalau di partai hanya sebagai anggota.

— Pengakuan Indra Kusuma, calon anggota legislatif Musirawas yang merampok demi mendapat uang untuk kampanye.

17.43
0 notes

PPP Pecat Indra Secara tidak Hormat →

merampok untuk modal kampanye.

19 November 2013, 15.58
0 notes

Calon yang senior-senior itu akan sulit laku. Pokoknya siapa saja yang senior, sulit laku.

— TB Hasanudin, anggota DPR, dalam dialog Menyoal Rekrutmen Ideal Kepemimpinan Nasional.